We provide high-quality vocational hospitality education to Sumbanese youth.

1

Kami adalah praktik internasional terbaik dalam pariwisata yang bertanggung jawab

2

Kami adalah praktik internasional terbaik dalam pariwisata yang bertanggung jawab

3

Kami menciptakan kesadaran lingkungan

Bagaimana kami membantu masyarakat Sumba

Sumba adalah salah satu bagian dari Indonesia yang paling miskin. Sementara pariwisata sedang berkembang secara bertahap, kami yakin bahwa pariwisata yang bertanggung jawab adalah satu-satunya cara untuk melindungi pulau yang belum berkembang ini dengan cara yang dapat menguntungkan komunitas lokal. Untuk mengakhiri lingkaran kemiskinan, kami mendorong kaum dewasa muda untuk bermimpi besar dan memberdayakan mereka dengan pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja. Terakhir namun tidak kalah penting, kami bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan bersama para pelajar, turis dan komunitas-komunitas lokal.

Apa yang bisa anda lakukan untuk Sumba?

Sumba membutuhkan anda. Kami mengundang anda untuk terlibat dengan menawarkan banyak kemungkinan pekerjaan sukarela atau cara-cara untuk menyumbang. Namun yang paling penting, kami mendukung anda mengunjungi Sumba dan menikmati keindahan pulau ini dan masyarakatnya dengan cara yang bertanggung jawab.

Mensponsori Murid

Ubah kehidupan dengan mensponsori pendidikan dan magang siswa atau membantu dalam skala yang lebih kecil. Donasi Anda membuat perbedaan.

Kunjungi Sumba. Donasikan masa tinggal Anda.

Kunjungi Sumba dan nikmati keindahan Pulau ini dan masyarakatnya secara bertanggung jawab. Pesan kamar di Maringi, resor kecil kami dengan hati yang besar.

Sukarelawan

Selama bertahun-tahun, relawan telah menjadi landasan bagi Yayasan Perhotelan Sumba. Menjadi sukarelawan di Sumba atau daerah terpencil, itu semua mungkin.

Kami ingin mengakhiri lingkaran kemiskinan dengan memberikan harapan dan kesempatan kepada kaum muda di Sumba.

— INGE DE LATHAUWER, PENDIRI

Greetings from SHF

Nikmati kisah-kisah yang menginspirasi dari Sumba yang indah, kegiatan kita, dan para pelajar kita yang menawan sementara blog kami membawa anda kebalik layar Sumba, yayasan dan usaha-usaha sosial kami Maringi dan Makan Dulu.

Berlangganan Newsletter Kami

Sebuah dampak pertumbuhan pada Sumba

Dengan proyek-proyek kami, kami berupaya untuk menjangkau setiap sudut pulau untuk menciptakan dampak dari dalam desa-desa yang paling jauh. Berikut adalah daerah-daerah yang telah terpengaruhi secara positif.

Kegiatan kami di Sumba yang indah

Arahkan mouse Anda ke peta Sumba untuk mengetahui lebih lanjut tentang kerja sama Yayasan Perhotelan Sumba dengan masyarakat Sumba.

Kami terlibat dalam Masyarakat Sumba di semua tingkatan, mulai dari kolaborasi dengan pemerintah daerah hingga bekerja langsung dengan masyarakat Sumba.

Our activities in Beautiful Sumba
Sumba Barat Daya Sumba Barat Sumba Tengah Sumba Timur

Sumba Barat Daya

Ratenggaro village in Sumba

Sumba Barat Daya adalah wilayah terpadat di Sumba. Di ibu kota Tambolaka, Anda akan menemukan kantor Yayasan Perhotelan Sumba, serta usaha sosial kami: Makan Dulu (restoran) dan Maringi (resor).

Sumba Barat

Sumba Selatan selalu menjadi permata tersembunyi bagi para peselancar. Hamparan pantai yang tak berujung menakjubkan. Di sini Anda dapat menemukan Nihi, resor bintang 5 yang unik, dan mitra penting Yayasan Perhotelan Sumba sejak hari pertama.

Sumba Tengah

Sumba Tengah menawarkan banyak hal: air terjun paling menakjubkan tersembunyi di seluruh bagian tengah Sumba ini. Meski tidak berpenduduk padat, siswa dari beberapa desa di wilayah ini telah menemukan jalan menuju sekolah kami.

Sumba Timur

Sumba Timur adalah yang terbesar, dan mungkin wilayah paling tradisional di pulau itu. Ini menampung kota terbesar Sumba, Waingapu, serta desa-desa tradisional yang tak terhitung jumlahnya, dan pemandangan Bukit Wairinding yang mempesona.

  • Sumba Hospitality Foundation
  • Maringi Eco-Hotel
  • Makan Dulu Restaurant

Mitra SHF

Mitra SHF

Kami adalah praktik internasional terbaik dalam pariwisata yang bertanggung jawab

Young people are the future of Sumba. Only they can end the circle of poverty. That is why we not only encourage young adults to dream big, we also empower them by education, training, and work experience. We run a hotel school and educational training restaurant for the underprivileged youth of Sumba.

Next to general and vocational education, our students enjoy on-the-job training at our social projects: Maringi, a small training resort with 5-star service, and Makan Dulu, a one-of-a-kind training restaurant specializing in Indonesian food with a Sumbanese flair.

Every year, our graduates start their new lives either with a 6-month internship in renowned hotels or restaurants or immediately finding employment in well-established businesses. Whichever path they take, one thing is for certain, their lives will never be the same.

We are an international best practise example for responsible tourism

Tourism on Sumba is developing gradually and steadily. If left unchecked, it could easily threaten the pristine landscapes and ancient culture that Sumba possesses. But tourism can also be an incredible opportunity. We believe that responsible tourism is the only way to protect the island in a way that benefits local communities. Sumba has everything it takes to become a world leader in the development of responsible tourism.

We train young people with the necessary skills in the hospitality industry and work with communities and investors on environmental conservation and long-term planning. We lead by example with our social projects, Maringi Sumba and Makan Dulu.

We create long-term partnerships to strengthen our positive social and environmental impact

Our aim is to raise environmental awareness among students, tourists and the local community. Our buildings are all constructed from bamboo, a fast-growing and local material. 288 solar panels provide us with renewable energy to power the campus and hotel.

In line with permaculture principles, we only use natural fertiliser made from our food waste. 90% of our wastewater is reused to irrigate our 3-hectare farm. Students are involved in the process and learn about organic farming methods with a focus on long-term sustainability.