Jadilah bagian dari kisah kami

Over the years, volunteers have been a cornerstone of the Sumba Hospitality Foundation.

Their enthusiasm is contagious to students and staff and they often leave a lasting impression. We welcome volunteers and interns from diverse backgrounds who can provide the Foundation with a particular expertise.

Generally, we require a minimum age of 23 years, for a period of at least two months. Experts are welcome to provide workshops for a few days, up to 2 weeks.

Volunteer at SHF

Volunteering in Sumba is a life-changing experience. If you have the opportunity to join us, you will not regret it.

We will welcome you with open arms and provide accommodation here on the premises to complement our exciting mix of students, volunteers, international and local staff and hotel guests.

Di bawah ini adalah beberapa posisi umum yang pernah diisi oleh relawan di masa lalu:

  • Rumah Makan and Bar
  • Front Office
  • Culinary Department
  • Social Media and Marketing
  • Manajemen Kelestarian
  • Instruktur Yoga

Sukarelawan jarak jauh

Kami memahami bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk pindah ke Sumba. Jangan biarkan hal ini membuat anda patah semangat. Di dunia digital ini, ada banyak kesempatan untuk membantu dari tempat tinggal anda. Pikirkan penggalangan dana, desain grafis, manajemen media sosial, copywriting, dan banyak lagi.

Kami telah mendapat kehormatan untuk bekerja sama dengan beberapa relawan, dari segala usia, yang berbasis di negara-negara seperti Belgia, Belanda, Singapura, Amerika Serikat, China, dan Kepulauan Indonesia di Jawa, dan Bali. Kami yakin motivasi anda menebus perbedaan waktu. Mengapa anda tidak mencobanya?

Join our team

Jika anda merasa dapat menawarkan sesuatu yang menarik atau bermanfaat bagi yayasan, kami akan dengan senang hati mempertimbangkan aplikasi anda. Jangan ragu, bagikan keterampilan anda pada kami dan para pelajar kami!

Greetings from SHF

Berlangganan Newsletter Kami

Tony adalah anggota yayasan yang sangat aktif berbagi pengalamannya di industri pariwisata dan jaringannya yang luas di Indonesia. Lahir di Liege Belgium, Tony lulus dari C.E.R.I.A. Hotel School di Brussels. Dia menghabiskan 14 bulan di Antartika sebagai pengawas Ekspedisi Belgia-Belanda pertama di Pangkalan Raja Baudouin di Queen Maud Land pada tahun 1964. Setelah berimigrasi ke…